Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Tanah Datar Selenggarakan Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P), Perkuat Peran Masyarakat dalam Mengawal Demokrasi

pelaksanaan P2P 2026

Tanah Datar – Bawaslu Kabupaten Tanah Datar menyelenggarakan kegiatan Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P) pada Kamis (2/7/2026) di Aula Kantor Bawaslu Kabupaten Tanah Datar. Kegiatan ini diikuti oleh 21 peserta dari 24 peserta yang mendaftar. Peserta ini berasal dari berbagai unsur masyarakat sebagai bagian dari upaya meningkatkan kapasitas dan partisipasi publik dalam mengawal penyelenggaraan pemilu yang demokratis, jujur, adil, dan berintegritas.

Kegiatan dibuka dengan semangat membangun kolaborasi antara Bawaslu dan masyarakat dalam memperkuat pengawasan partisipatif. Pendidikan Pengawas Partisipatif merupakan salah satu program strategis Bawaslu yang bertujuan mencetak kader-kader pengawas partisipatif yang memiliki pengetahuan, kepedulian, dan komitmen dalam menjaga kualitas demokrasi.

Dalam pelaksanaannya, peserta mendapatkan berbagai materi mengenai sistem kepemiluan, tugas dan fungsi Bawaslu, serta pentingnya keterlibatan masyarakat dalam setiap tahapan penyelenggaraan pemilu. Melalui pembelajaran tersebut, peserta diharapkan mampu memahami bahwa pengawasan pemilu bukan hanya menjadi tanggung jawab penyelenggara, tetapi juga memerlukan dukungan aktif dari seluruh elemen masyarakat.

Materi disampaikan langsung oleh jajaran pimpinan Bawaslu Kabupaten Tanah Datar, yaitu Ketua Bawaslu Kabupaten Tanah Datar Andre Azki, Koordinator Divisi Hukum, Pencegahan, Partisipasi Masyarakat dan Hubungan Masyarakat Zulman Hendrizal, serta Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa Al Azhar Rasyidin. Ketiga narasumber memberikan pemaparan mengenai peran strategis Bawaslu dalam melakukan pengawasan, upaya pencegahan pelanggaran pemilu, serta pentingnya membangun sinergi antara penyelenggara pemilu dan masyarakat dalam mewujudkan demokrasi yang berkualitas.

Selain penyampaian materi, kegiatan berlangsung secara interaktif melalui sesi diskusi dan tanya jawab. Para peserta diberikan kesempatan untuk menyampaikan pandangan, pengalaman, serta berbagai persoalan yang berpotensi terjadi dalam penyelenggaraan pemilu. Diskusi tersebut menjadi ruang bertukar gagasan dalam memperkuat pemahaman mengenai konsep pengawasan partisipatif dan peran masyarakat dalam mencegah terjadinya pelanggaran pemilu.

Melalui Pendidikan Pengawas Partisipatif ini, Bawaslu Kabupaten Tanah Datar berharap dapat melahirkan masyarakat yang semakin sadar akan pentingnya menjaga demokrasi, memiliki keberanian untuk berpartisipasi dalam pengawasan, serta mampu menjadi agen edukasi di lingkungan masing-masing. Keterlibatan masyarakat diharapkan menjadi kekuatan utama dalam mencegah pelanggaran dan meningkatkan kualitas penyelenggaraan pemilu.

Bawaslu Kabupaten Tanah Datar berkomitmen untuk terus memperluas pendidikan demokrasi kepada berbagai elemen masyarakat sebagai bagian dari persiapan menuju Pemilu dan Pemilihan Tahun 2029. Dengan terbangunnya kolaborasi yang kuat antara Bawaslu dan masyarakat, diharapkan penyelenggaraan pemilu ke depan dapat berlangsung secara jujur, adil, transparan, dan berintegritas sesuai dengan prinsip-prinsip demokrasi.

Penulis dan Foto : Humas Bawaslu Kabupaten Tanah Datar (Wanda Iksoura)