Lompat ke isi utama

Berita

Ketua Bawaslu Tanah Datar Sampaikan Pentingnya Edukasi Demokrasi Melalui Siaran Radio di Festival Minangkabau

Interview ketua bersama Radio Luhak Nan Tuo

Batusangkar – Dalam rangkaian kegiatan Festival Minangkabau: Konsolidasi Demokrasi yang berlangsung di Lapangan Cindua Mato, Batusangkar, Ketua Bawaslu Kabupaten Tanah Datar, Andre Azki, menjadi narasumber dalam sesi wawancara bersama Radio Luhak Nan Tuo pada Jumat (26/6/2026). Kegiatan ini menjadi salah satu upaya Bawaslu untuk memperluas edukasi demokrasi kepada masyarakat melalui media penyiaran.

Dalam wawancara tersebut, Andre Azki menyampaikan bahwa meskipun saat ini belum memasuki tahapan penyelenggaraan pemilu, Bawaslu Kabupaten Tanah Datar tetap menjalankan berbagai program strategis untuk memperkuat pengawasan partisipatif dan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kualitas demokrasi.

Menurutnya, masa non tahapan merupakan waktu yang tepat untuk memperkuat literasi demokrasi melalui berbagai kegiatan edukatif. Salah satu program yang menjadi fokus Bawaslu Kabupaten Tanah Datar adalah memberikan pendidikan demokrasi kepada siswa dan siswi SMA/sederajat yang nantinya akan menjadi pemilih pemula pada Pemilihan Umum Tahun 2029.

Melalui program tersebut, para pelajar diberikan pemahaman mengenai pentingnya demokrasi, hak dan kewajiban sebagai pemilih, tugas dan fungsi Bawaslu sebagai lembaga pengawas pemilu, serta berbagai potensi kerawanan pelanggaran yang dapat terjadi pada setiap tahapan penyelenggaraan pemilu. Edukasi ini diharapkan mampu membentuk karakter pemilih muda yang cerdas, kritis, bertanggung jawab, dan memiliki kepedulian terhadap masa depan demokrasi.

Selain menyasar kalangan pelajar, Andre Azki juga mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Tanah Datar untuk terus berpartisipasi aktif dalam menjaga kualitas demokrasi. Ia menegaskan bahwa keberhasilan penyelenggaraan pemilu yang jujur, adil, dan berintegritas tidak hanya menjadi tanggung jawab penyelenggara pemilu, tetapi juga membutuhkan dukungan dan keterlibatan seluruh elemen masyarakat melalui pengawasan partisipatif.

Melalui siaran radio yang menjangkau masyarakat luas, Bawaslu Kabupaten Tanah Datar berharap pesan-pesan edukasi demokrasi dapat diterima oleh berbagai kalangan. Pemanfaatan media massa menjadi salah satu strategi untuk memperluas literasi kepemiluan sekaligus membangun kesadaran kolektif tentang pentingnya menjaga integritas demokrasi sejak dini.

Bawaslu Kabupaten Tanah Datar berkomitmen untuk terus menghadirkan berbagai program edukasi pada masa non tahapan sebagai bagian dari persiapan menuju Pemilu dan Pemilihan Tahun 2029. Dengan meningkatnya pemahaman masyarakat, khususnya generasi muda, diharapkan akan tumbuh budaya pengawasan partisipatif yang kuat sehingga mampu mendukung terwujudnya demokrasi yang jujur, adil, transparan, dan berintegritas.

Penulis dan Foto : Humas Bawaslu Kabupaten Tanah Datar (Wanda Iksoura)