Bawaslu Tanah Datar dan GMNI Perkuat Konsolidasi Demokrasi
|
Tanah Datar — Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Tanah Datar menggelar kegiatan konsolidasi demokrasi bersama Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Cabang Tanah Datar sebagai upaya memperkuat pemahaman dan partisipasi publik dalam menjaga kualitas demokrasi.
Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Ketua Bawaslu Kabupaten Tanah Datar, Andre Azki, serta Anggota Bawaslu Zulman Hendrizal dan Al Azhar Rasyidin. Dari pihak GMNI Cabang Tanah Datar, hadir jajaran pengurus dan anggota yang antusias mengikuti diskusi dan pemaparan materi.
Dalam sambutannya, Ketua Bawaslu Andre Azki menegaskan pentingnya peran mahasiswa sebagai agen perubahan dalam mengawal proses demokrasi. Ia menyampaikan bahwa partisipasi aktif mahasiswa tidak hanya dibutuhkan saat tahapan pemilu berlangsung, tetapi juga dalam upaya pendidikan politik kepada masyarakat secara berkelanjutan.
Anggota Bawaslu Zulman Hendrizal menambahkan bahwa penguatan konsolidasi demokrasi merupakan langkah strategis untuk membangun kesadaran kolektif dalam menolak praktik-praktik pelanggaran pemilu, seperti politik uang dan penyebaran hoaks. Menurutnya, sinergi antara Bawaslu dan organisasi kemahasiswaan menjadi kunci dalam menciptakan pemilu yang berintegritas.
Sementara itu, Al Azhar Rasyidin menekankan pentingnya pengawasan partisipatif. Ia mengajak seluruh elemen mahasiswa, khususnya GMNI, untuk turut serta menjadi mitra pengawas dengan melaporkan setiap potensi pelanggaran yang terjadi di tengah masyarakat.
Kegiatan ini berlangsung interaktif dengan sesi diskusi yang membahas berbagai isu aktual terkait demokrasi dan pengawasan pemilu. GMNI Cabang Tanah Datar menyambut baik kegiatan ini dan menyatakan komitmennya untuk terus bersinergi dengan Bawaslu dalam menjaga nilai-nilai demokrasi.
Melalui kegiatan ini, diharapkan terbangun kesadaran bersama akan pentingnya menjaga integritas demokrasi serta memperkuat kolaborasi antara penyelenggara pemilu dan generasi muda dalam mewujudkan pemilu yang jujur, adil, dan bermartabat.(arman)