Konsolidasi Demokrasi bersama KPU Tanah Datar
|
Awal bulan Februari ini dibuka dengan kegiatan Konsolidasi Demokrasi sesuai arahan surat instruksi oleh Ketua Bawaslu Republik Indonesia beberapa waktu lalu. Kegiatan ini direalisasikan dengan bentuk diskusi serta sharing informasi dan isu - isu terkait bersama stakeholders terkait hingga individu masyarakat untuk mendapatkan masukan demi kelancaran serta kemajuan tahapan demokrasi melalui pemilihan umum pada masa mendatang.
Bawaslu Tanah Datar melaksanakan konsolidasi demokrasi sebagai upaya untuk meningkatkan kualitas demokrasi di Indonesia. Konsolidasi demokrasi ini bertujuan untuk memperkuat lembaga-lembaga demokrasi, meningkatkan partisipasi masyarakat, dan memastikan bahwa proses pemilu berjalan dengan adil dan transparan.
Andre Azki menyampaikan pada Apel Pagi ini untuk merealisasikan instruksi yang di berikan oleh Ketua Bawaslu Republik Indonesia terkait dengan konsolidasi demokrasi dalam memperkuat penyelenggaraan pemilihan umum dimasa non tahapan bersama dengan stakeholders terkait untuk mendapatkan isu-isu serta masukan untuk kemajuan proses demokrasi kita kedepannya. Instruksi ini dikeluarkan melalui Surat Instruksi Konsolidasi Demokrasi
terkait dengan Konsolidiasi Demokrasi dalam Memperkuat Penyelenggaraan Pemilihan Umum di Luar tahapan maka Bawaslu Tanah Datar memandang perlu untuk melakukan diskusi bersama stakeholders melalui identifikasi dan pemetaan terhadap isu – isu demokrasi dan kepemiluan aktual guna mendapatkan pemahaman komprehensif mengenai dinamika, tantangan serta potensi kerawanan yang berkembang.
Untuk agenda Konsolidasi Demokrasi hari ini, Bawaslu Kabupaten Tanah Datar melakukan diskusi serta sharing informasi bersama KPU Tanah Datar dengan menampung semua saran dan masukan yang diterima selama masa tahapan sebelumnya. Apa saja yang menjadi kendala atau isu-isu demokrasi. Dengan berbagi ide dan masukkan untuk proses tahapan kedepannya. Pentingnya saran serta masukan dari stakeholders hingga masyarakat kecil menjadi koreksi bagi kesuksesan demokrasi kita kedepannya.
menurut Ketua KPU Tanah Datar, Dicky Andrika, "isu - isu yang berkenaan dengan Konsolidasi Demokrasi Ditingkat KPU Tanah Datar biasanya seputar data pencalonan ataupun pelaksanaan kampanye yang sangat rawan dengan pelanggaran ataupun temuan. sehingga perlu disikapi dengan tegas dan serius". hal ini beriringan dengan tugas dan fungsi Bawaslu dalam mengawasi berjalannya tahapan demokrasi sehingga harus selalu mendampingi KPU dalam setiap proses tahapan. Tidak hanya itu, Ketua Bawaslu Tanah Datar juga mengusulkan kegiatan bersama pemilih pemula dalam bentuk sosialisasi dan simulasi Kepemiluan pada sekolah sekolah SMA yang dipilih sebagai bentuk implementasi dari peningkatan kesadaran siswa/i dalam proses pemilu dan pentingnya partisipasi.
Penulis dan Foto : Wanda Iksoura, S.I.P,. M.I.Kom (Staf Humas Bawaslu Tanah Datar)